Senin, 28 Mei 2018
BAGI JAMAAH UMROH SILAHKAN VAKSINASI MENINGITIS DI KKP KELAS II PADANG JL.SUTAN SYAHRIR NO.339 NO TELPON 0751 61637 RAWANG PADANG DAN DI WILKER BIM JL.OLO BANGAU NO TLP 0751 4851789 • CALL/ SMS CENTER PENGADUAN KKP KELAS II PADANG DI 0811 66555 95 • KKP Kelas II Padang Berkomitmen menjadi Wilayah Bebas Korupsi... Berani Jujur...HEBAT!! • Selamat Datang Di Website Resmi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang •
Berita
Info Publik Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang
WHO • Nasional02 November 2016 - 12:03 WIB
Dari Gigi Berlubang Bisa Merembet ke Penyakit Lainnya
Dari Gigi Berlubang Bisa Merembet ke Penyakit Lainnya

Reporter : Kompas.com • Editor : KKP_Padang2

 

Gigi berlubang merupakan masalah umum pada kesehatan gigi masyarakat Indonesia. Terkadang jika lubangnya belum menimbulkan sakit orang sering mengabaikannya. Padahal, gigi berlubang tak bisa dianggap sepele karena bisa memicu timbulnya penyakit lain.

"Karies gigi amat sangat menjalar ke mana-mana karena kesehatan di rongga mulut tak bisa lepas dari kesehatan secara umum," ujar Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) Pusat, drg. Udijanto Tedjosasongko, SpKGA (K) dalam diskusi di Jakarta, Selasa (11/1/2016).

Pada anak misalnya, memiliki masalah gigi bisa mengganggu kenyamanan saat konsumsi makanan. Bisa saja anak jadi kurang mendapat nutrisi yang perlukan untuk tumbuh kembangnya karena sakit gigi.

Gigi berlubang juga dapat memicu masalah pada pencernaan. Misalnya, gigi anak ompong sehingga tidak dapat mengunyah dengan benar. Proses pencernaan yang tidak sempurna di rongga mulut, bisa memicu masalah pada pencernaan di usus atau lambung.

"Ada efek yang memang seharusnya tidak boleh muncul pada lambung karena proses yang tidak sempurna di pencernaan," jelas Udi.

Akibat paling fatal dari gugi berlubang yang dibiarkan adalah bisa menyebabkan bakteri di gigi menyebar lewat pembuluh darah dan masuk ke organ jantung. "Misalnya seseorang sakit jantung, trus ada gigi berlubang sampai ada abses, bisa menyebar bakterinya lewat pembuluh darah," lanjut Udi.

Udi mengatakan, sekitar 53 persen penduduk Indonesia berusia di atas 12 tahun mengalami gigi berlubang. Gigi berlubang terjadi karena penguraian mineral di bagian permukaan gigi sehingga membuat email gigi menipis.

Banyak faktor yang menyebabkan penguraian mineral tersebut, seperti tingginya kadar asam dalam mulut akibat fermentasi bakteri di gigi, penumpukan plak dari sisa makanan yang tidak dibersihkan hingga cara menyikat gigi yang salah.

Menurut Udi, langkah terpenting adalah melakukan pencegahan. Jagalah kesehatan gigi dan mulut sejak kecil dengan menyikat gigi secara teratur dan benar sebanyak dua kali sehari. Tak hanya itu, jangan tunggu gigi sudah berlubang untuk mengunjungi dokter gigi. Datanglah 6 bulan sekali untuk mengecek kesehatan gigi.

 
 

Komentar Anda

Aplikasi KKP

Survei Kepuasan Pelanggan

Periode : November 2017

Agenda Kegiatan

Jum'at, 27 Oktober 2017

  • » 
    Pertemuan Koordinasi Program kesehatan Pada Situasi Khusus dan Bencana dengan Lintas Program dan Lintas Sektor

Agenda Kegiatan Lainnya

Video Terbaru

Media Sosial :

Layanan Telpon : 0751-61637